Beranda > Berita > SEJARAH

SEJARAH

25 November 2025   |   Pelayanan

Bagikan:
SEJARAH
1.Tahun 1958 - 1966    :  Menjadi Balai Kesehatan yang dipimpin oleh dr. Han Wi Sing, jumlah   tempat tidur sebanyak 41 buah
2.Tahun 1966 - 1971   :  Menjadi Puskesmas (basic 7 (seven) dengan perawatan) diresmikan   Bupati Malang 10 April 1967 dengan pimpinan dr. Hartono Wijaya, jumlah   tempat tidur sebanyak 41 buah
3.Tahun 1971 - 1978   Menjadi Puskesmas Pembina (Basic 12 (Twelve)). Sejak tahun 1975   dipimpin oleh dr. Ibnu Fadjar, jumlah tempat tidur sebanyak 46 buah
4.Tahun 1978 – 1983  Menjadi Puskesmas dengan Perawatan, pengusulan studi kelayanan   ke Bupati menjadi rumah sakit kelas D. Dipimpin oleh dr. Tuti   Hariyanto dengan jumlah tempat tidur sebanyak 51 buah
5.Tahun 1983 – 1984  Transisi dari Puskesmas Perawatan ke Rumah Sakit kelas D.   Dipimpin oleh dr. Tuti Hariyanto. Jumlah tempat tidur sebanyak 61 buah
6.Tahun 1984 – 1996  Peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe C (SK  Menkes RI   No.303/SK/IV/1987) dipimpin oleh  dr. Ibnu Fadjar dengan jumlah tempat tidur   sebanyak 130 buah.
7.Tahun 1996 – 2001  Menjadi Rumah Sakit Umum Unit Swadana, diresmikan oleh Bupati   Malang tanggal 10 Desember  tahun 1997. Dipimpin oleh dr. Tuti Haryanto,   MARS dengan jumlah tempat tidur sebanyak 155 buah
8.Tahun 2001 – 2003  :  Adanya perubahan status menjadi Badan Rumah Sakit Daerah Kabupaten   Malang yang dipimpin oleh dr. Setyo Darmono dengan jumlah tempat tidur sebanyak   156 buah
9.Tahun 2003 - 2004   :  Terjadi perubahan menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten   Malang yang dipimpin oleh dr. April Mustiko R, Sp.A dan jumlah tempat tidur   sebanyak 169 buah
10.Tahun 2004 - 2008   Dipimpin oleh dr. Agus Wahyu Arifin, MM, ada penambahan jumlah   karyawan menjadi 424 orang serta terjadi perubahan status rumah sakit   menjadi Badan Layanan   Umum Dengan Tipe Kelas Rumah Sakit   Menjadi Tipe B Non Pendidikan (SK Bupati 2008). Dengan jumlah tempat    tidur sebanyak 201 buah
11.Tahun 2008 – 2010  Perubahan nama menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuruhan   Kabupaten Malang Berdasarkan SK Bupati No.180/ 37/ Kep/ 421.013/   2008 Tentang Pemberian Nama RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang.   Kemudian diikuti dengan perubahan Struktur Organisasi Berdasarkan   Peraturan Bupati Malang Nomor 37 Tahun 2008 Tentang Organisasi   Perangkat Daerah Rumah Sakit Umum Daerah. Berdasarkan SK Bupati   Malang No. 180/232/KEP/421.013/2009 tentang Penetapan RSUD   Kanjuruhan Kabupaten Malang sebagai SKPD yang menerapkan   PPK BLUD status Penuh. Dipimpin oleh dr. Lina Julianty P.,Sp.M, MM    dengan jumlah tempat tidur menjadi 221 buah
12.Tahun 2011 – 2018  Dipimpin oleh dr. Harry Hartanto, MM, diikuti dengan perubahan   karyawan menjadi 687 orang dan jumlah tempat tidur  menjadi 280 buah
13.Tahun 2018 – 2019  :  Dipimpin oleh drg. Marhendrajaya, MM, Sp.KG
14.Tahun 2019 – 2020  :  Dipimpin oleh dr. ABDURRACHMAN, M.Kes
15.Tahun 2020 – 2021  :  Dipimpin oleh Plt. Direktur dr. Dian Soeprodjo, Sp.THT-KL dan   ditetapkannya RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang sebagai Rumah   Sakit Pendidikan melalui Keputusan Menteri Kesehatan                     Nomor HK.01.07/MENKES/240/2020 tentang Penetapan RSUD   Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang sebagai Rumah Sakit   Pendidikan Satelit untuk RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan   dan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang
16.Bulan FebruariJuni 2021   :   Dipimpin oleh Plt. Direktur drg. Arbani Mukti Wibowo
17.Bulan Juli 2021 – Februari 2022   :   Dipimpin oleh Plt. Direktur drg. Marhendrajaya, Sp.KG, MM
18.Bulan Maret 2022 – Juni 2025  Dipimpin oleh Plt. Direktur dr. Bobi Prabowo, Sp.EM
19.Bulan JuniJuli 2025   Dipimpin oleh Plt. Direktur Yudiono, S.KP, M.Kes

20.Bulan Juli 2025 – sekarang  Dipimpin oleh Direktur dr. Nur Rochmah, M.M.R.S.